Upgrade To Fedora 16

UPDATE:
I’m forget to tell you that you must import gpg key before run update, here is the command

[code]rpm –import https://fedoraproject.org/static/A82BA4B7.txt[/code]

It is quite easy to upgrade from Fedora 15 to Fedora 16. You just have update your system first, then clean your repository cache and do upgrade. Simple. Here is the complete commands:

[code]

# yum update

# yum clean all

# yum –releasever=16 –disableplugin=presto distro-sync -y

[/code]

If you make repository cache with different folder for each release version by adding $releasever in cachedir option on /etc/yum.conf, you probably don’t have to run ‘yum clean all’.

Wait until finish. It depends on your internet connection and your computer speed.

After upgrading, you optionally can install some of new feature of Gnome 3.2. Below are complete commands:

[code]

# yum install sushi gnome-documents gnome-contacts

[/code]

After doing that all command, don’t forget to update grub, because Fedora 16 using grub2.

[code]grub2-mkconfig -o /boot/grub2/grub.cfg[/code]

Here is some of screenshot:

From My Share
From My Share
From My Share
From My Share

Install Zekr di Fedora 15

Zekr adalah aplikasi Al Quran yang bersifat open source. Installasi zekr sebetulnya cukup mudah. Namun ada suatu keunikan di Fedora 15. Fedora 15 menyertakan Firefox 4 (Firefox 5 setelah di update) yang juga membutuhkan dependensi terhadap xulrunner versi 5. Sayangnya zekr belum support di xulrunner versi terbaru sehingga untuk menjalankan zekr pada Fedora 15 agak sedikit trickky.
Continue reading “Install Zekr di Fedora 15”

Update To Firefox 4 in Fedora 14

You should know the newest web browser from Mozilla. Firefox 4 was downloaded about 45 million times since release in 22 March 2011. It has better support in HTML 5 and CSS 3.

Here is a screenshot of Firefox 4 in my Fedora.

firefox4

In Fedora, you can easily upgrade to Firefox 4 by activate Remi Repository. If you didn’t activate it, you should follow this instruction. Here is some command to upgrade your firefox:

[code]

$ su -c "yum -y update firefox –enablerepo=remi"

[/code]

Done. :)

Upload ke Flickr via Nautilus

Di Fedora, ada banyak cara upload foto ke Flickr menggunakan nautilus. Shotwell dan Kipi plugins adalah contoh foto uploader. Tapi ada satu cara mudah lagi upload foto ke flickr, yaitu menggunakan Nautilus Flickr Uploader. Nautilus Flickr Uploader adalah sebuah plugin untuk nautilus. Sehingga memudahkan kita untuk upload foto langsung dari nautilus.

Instalasi

Instalasi Nautilus Flickr Uploader ini cukup mudah. Berikut adalah cara installnya :

[bash]
cd /etc/yum.repos.d/
sudo wget http://www.usebox.net/jjm/nautilus-flickr-uploader/repo/nautilus-flickr-uploader-all.repo
sudo yum install nautilus-flickr-uploader
nautilus -q
[/bash]

Setelah itu, kita bisa upload foto dari Application -> Internet -> Upload photo to flickr

Install Chromium Pada Fedora 14

Langkah ini sudah diuji pada Fedora 14, seharusnya dapat digunakan juga untuk versi Fedora setelahnya.

Apa itu Chromium?
Chromium adalah proyek open-source dibelakang Google Chrome.

Cara Install Chromium?
Installasi chromium di Fedora, sangat mudah. Cukup lakukan 3 langkah berikut ini.

[bash]
# cd /etc/yum.repos.d
# wget -c http://repos.fedorapeople.org/repos/spot/chromium/fedora-chromium.repo
# yum install chromium
[/bash]

Linux dan Fragmentasinya

Saya adalah salah seorang penggiat open source di Indonesia. Saya memilih distro Fedora lebih karena faktor keterbiasaan saya pada RPM-base system. Mulanya saya berkenalan dengan Linux pada tahun 2000 dengan Mandrake. Terkesan dengan tampilannya yang berbeda dengan Windows, saya pun mulai belajar menggunakan Linux. Saya pun sudah mengenal Debian, Slackware dan Redhat. Saya berusaha install Debian dan Slackware tapi pada saat itu, namun kesulitan instalasi akhirnya membatalkan niat dan hanya install Redhat. Dari situlah saya terus menggunakan Redhat dan keluarganya karena faktor kebiasaan.

Saat redhat menghentikan proyek open sourcenya dan menggantikan dengan Fedora Project, akhirnya beralih juga ke keluarga Fedora. Namun pada perkembangan Fedora sebelum Fedora 5 masih sangat tidak beraturan, disaat yang sama Ubuntu lahir ke dunia. Ubuntu menawarkan solusi distro Linux yang lebih mudah daripada sebelumnya. Tidak dapat dipungkiri Ubuntu membawa penetrasi yang positif pada perkembangan Linux di dunia dan di Indonesia pada khususnya.

Ubuntu lahir dan berkembang disaat distro-distro Linux besar seperti Fedora/Redhat sedang berbenah, Suse sedang dilanda masalah karena kerja sama dengan Microsoft, Mandriva yang sedang seret di keuangannya. Ubuntu membuat teroboson dalam pendistribusian distronya, yaitu dengan “Ship-It”. Setiap orang dengan mudah mendapatkan Ubuntu dengan gratis (not only free). Ubuntu pun dengan cepat mempunyai komunitas yang besar.

Namun sayang, entah jika di luar Indonesia, tapi disini saya merasakan adanya fragmentasi atau perpecahan diantara pengguna Linux. Distroisme, menganggap distronyalah yang paling bagus. Saya pribadi tidak tahu kenapa hal itu terjadi. Apa ini sudah menjadi habit dari bangsa ini?

Ya, berbeda dengan fragmentasi di Android yang lebih ke sisi teknikalnya. Fragmentasi Linux di sini lebih ke kepada fragmentasi pengguna. Perpecahan antar pengguna Linux.

Bhinneka Tunggal Kernel