Skip to content

A Lonely Life

Last updated on 07/05/2020

Sempet terpikir, kenapa aku sering merasa sekali sendiri. Setiap jalan yang aku lalui, acap kali harus aku selesaikan sendiri. Terkadang, iri melihat banyak orang yang mempunyai “gang” yang agak nggateli tapi saling support. Well, actually I have, tapi jalan kami sering berbeda dan saya pribadi harus sering berkompromi. Toxic? Tidak, mereka orang baik. Hanya aku muak saja harus terus yang berkompromi.

Mungkin, aku bukan tipikal yang disukai banyak orang? Bermanfaat untuk banyak orang? I don’t know. Tapi yang aku tau, they juat don’t give a fuck to me. Well… It’s okay…

But, this thing is suck more when you scream your pain and no one would want to hear you. We will die alone, but why the fuck I should life alone?

Sometimes, I just want to be heard. Not all the time. Just, sometimes.

But, in this lonely world, no one can hurt myself but me.

Published inRetrospektif

Comments are closed.